Pages

Tuesday, November 14, 2017

My retreat

Day 1
Hari pertama di winangun malah mati lampu dari pagi sampe sore jam 5..
Di sini gue merasa lebih tenang dari situasi di jkt.. bisa ngobrol leluasa jg sama oma.. banyak wejangan & cerita jg dari oma..

Day 5
Di sini ada ibadah khusus kaum ibu.. Mereka beribadah di depan dan gue di dalam kamar aja, dan mereka menyanyikan lagu yg lagi sering gue denger di kalangan gmim.. Liriknya bagus jg untuk motivasi dan inspirasi hidup ke depan..

Hidup ini adalah kesempatan

Hidup ini adalah kesempatan
Hidup ini untuk melayani Tuhan
Jangan sia-siakan apa yang Tuhan bri
Hidup ini harus jadi berkat...

Reff :
Oh Tuhan pakailah hidupku
Selagi aku masih kuat
Bila saatnya nanti
Ku tak berdaya lagi
Hidup ini sudah jadi berkat

Day 6
Malam2 sebelum tidur akhirnya wa mama untuk minta maaf. Setelah itu lega jg karna mama udah ga marah lagi.
Trus telponan ama abang lumayan mengobati kangen untuk pulang ke jkt. Sepertinya memang gue cuma butuh orang2 yg bisa diajak ngobrol & ngerti apa yg gue butuh.

Day 7
Pagi2 udah ujan deras. Bangun jam 9.30 belum ada sarapan. Jadi ga enak karna gue cuma bisa bangun & cari makan. Di sini gue mau ngapa2in serba ga bisa karna ga enak takut recokin. Mau cuci baju sendiri aja ga dikasih. Alhasil sampe mereka sadar kalo gue udah kehabisan baju. Hemm....
Pagi2 jg udah sms ke pihak LEIT biar bisa dijadwal ulang untuk interview. Berdoa & berharap bisa dapat kesempatan itu.
Ya Tuhan, keajaiban sedang terjadi. Makasih banget udah dapat kesempatan untuk diinterview lagi. Semoga keajaiban terus terjadi dan gue bisa kerja lagi di Jakarta. Amin Ya Tuhan.

Monday, November 06, 2017

Family in Christ

Having family in Christ itu ternyata beyond wonderful..
Belum pernah gue menemukan orang2 yg mendukung gue untuk selalu happy, selalu semangat.. Orang2 yg juga bikin happy dan merasa beban gue hilang sejenak karna ketemu mereka.. Orang2 yg juga selalu mendoakan yg terbaik buat gue..
Gue sangat bersyukur bisa kenal, berteman dan saling berbagi dengan mereka, melayani bersama..
Sedih kalo mikir bakal lebih jarang ketemu mereka.. sudah banyak pengalaman yg dilakukan bareng2.. Dari jalan2 senang2 sampe pengalaman yg memberikan pelajaran penting, semuanya ga akan ada yg terlupakan..
Kiranya Tuhan selalu beserta mereka dimanapun mereka berada..

Kalo suatu hari mereka baca ini gue cuma mau bilang, Terima kasih buat semuanya. Terima kasih karna udah mengisi hari2 gue selama kurang lebih 6 tahun dan gue berharap kalian juga ga akan pernah lupain gue..

Thursday, October 19, 2017

Learning about Faith


Faith isn't a feeling. It's a choice to trust God even when the road ahead seems uncertain. 
A time when you don't know what will happen next and you choose to keep your faith to God.
Faith tells you that no matter what lies ahead of you, you know God is already there.

Proverbs 3 : 5-6
"Trust in the Lord with all your heart, And lean not on your own understanding;
In all your ways acknowledge Him,
And He shall direct your paths."

Faith is trusting God has a purpose in all thats happening in your life without knowing why.

Hebrews 11:6
"And it is impossible to please God without faith. Anyone who wants to come to him must believe that God exists and that he rewards those who sincerely seek him."

Faith in God includes faith in his timing.
Faith does not make things easy, it makes them possible.
Faith is not so much something we believe. Faith is something we live.

Matthew 21:22
"And whatever things you ask in prayer, believing, you will receive."

Faith is like WiFi. It's invisible but it has the power to connect you to what you need.
Faith is confidence in what we hope for and assurance about what we do not see.

At last,
Instead of saying, "Lord, I don't know how I am going to do this, "
Say, "Lord, I can't wait to see how You do this."
Let your faith be bigger than your fear.
Amin.

Wednesday, October 04, 2017

Belajar bersyukur


Bersyukur di sikon seperti sekarang itu susah2 gampang.. mungkin orang melihat gue hidupnya enak banget,, ga kerja, masih bisa jajan, masih bisa jalan2.. padahal hidup itu ga seenak yg dilihat dari luar..
Ada beberapa hal yg kadang gue sesali kenapa memilih seperti ini.. tapi karna sudah terjadi ya harus disyukuri, diambil sisi positif nya dan dijadikan pelajaran.

Seharusnya itu selalu bersyukur karna masih ada orang2 yg peduli & perhatian sama u sampe sekarang walaupun pernah berbuat salah sama mereka..
Memang ya manusia yg di depan mata suka diabaikan giliran udah pergi aja baru berasa kehilangan lalu menyesal..

Seharusnya bersyukur karna waktu yg dimiliki sekarang lebih bebas dibandingkan dulu yg terikat waktu kantor.. bersyukur jg walaupun ga kerja kantoran tapi tetap bisa makan teratur, ya walaupun mengandalkan mood masaknya mama.. untungnya sih doyan2 aja masakan mama, apalagi makan bareng mama napsu makan lebih tinggi dari biasanya..

Bersyukur juga karna di saat seperti ini bisa melihat mana orang yg benar2 tulus mana yg basa basi doang..

Semuanya ini adalah pelajaran sekaligus berkat yg diberikan Tuhan karna Dia ingin anaknya terus bertumbuh dan terus hidup dalam lingkup KasihNya.
Yang terpenting adalah bersyukur karna Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sedetikpun. Dia tidak pernah membiarkan kita jatuh sampai tergeletak, walaupun hidup kita masih melakukan dosa & sering membuat Dia sedih.

God is good all the time. And He is the best for me ..

Tuesday, October 03, 2017

Pea relationship

Pertemanan ini dimulai dari hubungan teman kantor semata.. Dua orang dari divisi yg sama, dua orang lg dari divisi berbeda..
Awalnya gue kenal swaz karna satu divisi. Lalu dia punya temen yg hebatnya awalnya cuma kenal dari sosmed tapi deketnya dah kayak sodara.. Dan singkat cerita gue akrab sama swaz, akrab jg sama temennya, medi namanya..
Karna ada seseorang yg suka sama medi maka jadilah beberapa drama yg sering bawa kita untuk jalan2 & having fun bareng.. dari rame2 sampe cuma ber4 semua pernah dijalanin..
Seiring waktu berjalan, banyak hal yg terjadi, temen2 yg sering ngumpul silih berganti karna konflik demi konflik terjadi.. Tapi entah kenapa yg paling bertahan cuma kita ber4..
Entah gue sebut ini masih pertemanan atau sudah naik level ke persahabatan karna dari gue sendiri blm bener2 merasakan yg namanya bener2 persahabatan..
Tapi kita sempet melewati yg namanya krisis kepercayaan satu sama lain,, tapi itu berlalu begitu saja dan kita balik temenan kayak biasa.. ya walaupun ga ketemu sesering dulu, tapi setidaknya udah becanda kayak dulu lg & mulai merencanakan jalan2 jauh lg, bahkan keluar negri ..
Gue saat ini sangat berterima kasih sama Tuhan karna bisa punya teman2 kayak mereka ,, dengan sifat & karakter mereka masing2 gue sedikit banyak sudah bisa memaklumi mereka..
Pea,, sebutan ini cukup mewakili kita masing2.. dengan latar belakang cerita & pengalaman yg sudah dilalui masing2 & perasaan kita masing2 benar2 sudah komplikasi.. Haha..
Yang pasti, yg penting kita masih temenan sampe sekarang.. berharap bisa sampe tua hubungan ini.. amin..